
Percepatan Swasembada Pangan Bangka Tengah : Penandatanganan MoU Brigade Pangan dan Pemilik Lahan
Jumat (24/01/2025) Bertempat di Saung Persawahan Desa Nanang, Kab. Bangka Tengah dilaksanakan acara pendatanganan MoU antara Mangaer Brigade Pangan Pacir Danau dengan petani pemilik lahan. MoU ini bertujuan untuk mengoptimalkan sektor pertanian lokal melalui program Optimalisasi Lahan (OPLAH).
Acara Penanadatangan MoU dihadiri oleh Bupati Bangka Tengah (Algafry Rahman, S.T) Wakil Ketua Koordinator Pelaksana Satgas Swasembada Pangan, (Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan, S.I.P) Pj Satgas Swasembada Pangan Provinsi Bangka Belitung (Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si) Kepala BSIP Bangka Belitung (Dr. Ruslan Boy, SP., M,Si), Kasrem 045/Gaya (Kolonel Inf Ichwansyah S.H, M.H,), andim 0413/ Bangka (Letkol Arh Agung Rachman Wahyudi S.I.P), Kepala WBS Wilayah Bangka Belitung (Ir. Susi Hariany, M.T), Kepala Dinas Pertanain dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung (Dr. Edi Romdhonim S.P., MM), Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Bangka Tengah (Dr Dian Akbarini SP MSi), Kepala Desa, Babinsa, Koordinator PPL, PPL, dan kelompok tani.
Acara dibuka oleh sambutan dari Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, S.T., beliau menyampaikan "Kami mendukung penuh program ini karena pertanian adalah salah satu sektor utama di Bangka Tengah. Dengan optimalisasi lahan seluas 94 Ha, kami yakin dengan pemanfaatan teknologi, kita dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani," ujarnya.
Selanjutnya Wakil Ketua Koordinator Pelaksana Satgas Swasembada Pangan, Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan, S.I.P mengungkapkan Provinsi Bangka Belitung termasuk dalam 14 provinsi terpilih yang mendapatkan bantuan dari pemerintah. Bantuan tersebut berupa benih, sarana prasarana produksi (saprodi), dan alat mesin pertanian (alsintan), yang akan mendukung para petani dalam meningkatkan hasil pertanian mereka. Beliau menegaskan, "dukungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional, serta memperkuat sektor pertanian di daerah khususnya di Provinsi Bangka Belitung, jelasnya.
Pj Provinsi Bangka Belitung, Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si., menyampaikan bahwa MoU ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian lokal. MoU ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian lokal. "Dengan Brigade Pangan, kita dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari IP 200 menjadi IP 300,” yang menunjukkan upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui kolaborasi yang terencana dan inovatif, ucapnya.
Penandatanganan MoU ini menjadi awal baru bagi sektor pertanian di Bangka Tengah. Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan pihak-pihak terkait, program ini diharapkan mampu menciptakan transformasi besar dalam pengelolaan lahan pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memberikan kontribusi nyata terhadap swasembada pangan nasional.